Jaringan Komputer ( Topologi, IP Address, Pengkabelan)
I. Pengertian Jaringan
APA SI JARINGAN KOMPUTER ITU ????
Nah Kali ini, Disini saya akan bagikan sedikit pengetahuan bagi anda yang
sedang kepo - keponya atau ingin tau apa itu Jaringan Komputer, Jenisnya, IP
Address, serta perkabelan untuk membangun jaringan komputer.
Jaringan komputer adalah sebuah sistem
yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain
melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi
data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.
Istilah jaringan komputer sendiri juga
dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari
dua komputer atau lebih yang saling terhubung. Tujuan dibangunnya jaringan
komputer adalah agar informasi/ data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat
sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat.
Berdasarkan
Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data
1.
Jaringan Client-Server
Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih
komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server
dan beberapa komputer client. Komputer server bertugas menyediakan sumber daya
data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data
tersebut.
2.
Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini, masing-masing
komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan
yang sama. Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya
komputer client juga dapat menjadi komputer server.
Jaringan dengan computer
server yang tugas untuk melayani computer client. Jaringan computer
menurut luas areanya:
1. PAN (Personal Area Network)
jaringan yg menghubungkan beberapa device namun digunakan oleh 1 user, misalnya
komputer-printer, komputer-smart phone, dst. Biasanya radius jaringan ini kurang dari 10
meter, dan bisa menggunakan media koneksi kabel maupun wireless (bluetooth, infrared).
2. LAN (Local Area Network)
jaringan yg menghubungkan beberapa device pada satu area geografis terbatas, misalnya
rumah, lab komputer, dan sekolah. Radius jaringan ini 10-300 meter. Umumnya digunakan
kabel sbg media koneksinya.
3. CAN (Campus Area Network)
Jaringan yang menghubungkan 2 atau lebih LAN pada sebuah lingkungan. Jangkauannya
dalam sebuah komplek, misalnya komplek universitas.
4. MAN (Metropolitan Area Network)
Jangkauannya meliputi sebuah kota, misalnya kampus BSI dalan satu kode area.
5. WAN (Wide Area Network)
jaringan komputer yg mencakup area geografis yg luas misalnya kota atau negara. Media
koneksinya merupakan gabungan antara wired danwireless. Radius jaringan ini diatas 100
km.
II. Topologi
Topologi jaringan adalah lay out actual dari perangkat
jaringan atau infrastruktur fisik
jaringan computer yang digunakan untuk
mengimplementasikan LAN.
1. BUS
Topologi yang menggunakan kabel utama (backbone)
sebagai tulang punggung jaringan.
Topologi ini menggunakan kabel coaksial dan T conector
sebagai penghubung antar node
dan terminator sebagai penutup.
Keuntungannya :
- Tanpa menggunakan perangkat
consentrator,
- Cocok digunakan di area yang
tidak lua,
- Biaya lebih murah.
Kerugiannya :
- Penambahan node akan
menyebabkan gangguan aktifitas jaringan,
- Jika salah satu node rusak maka
jaringan tidak dapat digunakan,
- Lalu lintas data yang terlalu
tinggi dapat terjadi kemacetan (congestion).
2. Ring
Topologi berupa lingkaran tertutup, semua computer yag saling tersambung
membentuk
lingkaran. Topologi cincin adalah topologi jaringan
berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya,
sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
Keuntungannya :
- Pemeliharaan mudah,
- Bisa menggunakan kabel fiber
optic,
- Jangkauan lebih jauh dari bus,
- Laju data (transfer rate)
tinggi,
- Komunikasi antar terminal mudah.
Kerugiannya :
- Jika ada satu node mati maka
jaringan mati,
- Kerusakan media pengirim dapat menghentikan seluruh jaringan
kerja,
- Kerusakan pada salah satu terminal dapat mengakibatkan kelumpuhan
jaringan.
3. Star
Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan
yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing-
masing workstation di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich.
Intinya topologi ini mengunakan Hub/Switch untuk menghubungkan
dari komputer satu ke komputer yang lain.
Keuntungannya :
- Penambahan node tidak mengganggu aktifitas
jaringan,
- Jika salah satu node rusak system jaringan
tetap dapat beraktifitas,
- Mudah dihubungkan dengan jaringan
lain,
- Mudah dalam perawatan.
Kerugiannya :
- Biaya agak mahal karena menggunakan hub atau
switch,
- Hub merupakan kunci dari aktifitas
jaringan.
- Bila mengunakan hub dan lalu lintas data yang
padat dapat menyebabkan collision (tabrakan data).
4. Tree
Merupakan kombinasi dari topologi
star. Dalam topologi ini tidak semua node atau
computer mempunyai kedudukan yang
sama. Node yang berkedudukan tinggi menguasai
node dibawahnya. Topologi Pohon adalah kombinasi
karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologiini
terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam
satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone.
... Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem
jaringan komputer.
Kelebihan Topologi Tree:
- Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
- Pengembangan jaringan atau penambahan client yang berada dibawah hub
pusat dapat dilakukan dengan mudah.
- Identifikasi kerusakan pada jaringan serta isolasi jaringan dapat
dilakukan dengan mudah.
- Jika salah satu client mengalami kerusakan atau gangguan, tidak akan
mempengaruhi client lain.
- Manajemen data yang baik, sebab komunikasi terjadi secara point to
point.
Kekurangan Topologi Tree
- Jika kabel utama (backbone) rusak, maka seluruh jaringan akan
terganggu.
- Hub memegang peran penting dalam jaringan, jika hub rusak maka seluruh
jaringan akan terganggu.
- Jika komputer yang berada di tingkat atas mengalami kerusakan atau
gangguan, maka komputer yang berada dibawahnya juga akan mengalami gangguan.
- Biaya yang diperlukan dalam membangun jaringan ini lebih mahal, sebab
menggunakan lebih banyak kabel dan hub.
- Konfigurasi dan pemasangan kabel dalam jaringan tree lebih rumit
dibanding topologi lain.
- Perawatan dalam menjaga stabilitas jaringan cukup sulit dilakukan,
sebab terdapat banyak perancangan pada node.
- Kinerja jaringan serta aliran data lebih lambat, sebab komunikasi
antar komputer tidak bisa berjalan langsung, namun harus melalui hub
terlebih dahulu.
- Lalu lintas data sangat padat, sebab melalui sebuah kabel utama
(backbone), sehingga kemungkinan terjadinya collision (tabrakan file
data) sangat besar.
III. System Pengkabelan
1. Straight trough >> untuk menghubungkan antar
device yang berbeda
2. Cross Over >> untuk menghubungkan device yang
sama.
3. Roll over >>
dipakai untuk router dengan UTP pipih
IV. IP Address
IP address merupakan
alamat dari sebuah komputer yang dibentuk oleh sekumpulan bilangan biner
sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 bagian. Setiap bagian panjangan terdiri
dari 8 buah bit. IP address merupakan sebuah indetitas dari host pada jaringan
computer. IP address yang digunakan untuk keperluan LAN/intrenet disebut
sebagai IP address local. Sedangkan IP address yang digunakan untuk keperluan
internet disebut IP address public.
Ruang lingkup dari
pengalamatan IPv4 mencangkup semua kemungkinan. Kombinasi angka untuk 32 bit
alamat IPv4. Secara harfiah 232 nilai yang berbeda ada dengan nomor 32 bit.
Kombinasi angka-angka dapat dimulai dari “0 - 255” dalam empat octad: 0.0.0.0,
0.0.0.1, 0.0.0.2 sampai ke 255.255.255.255. Contoh penulisan dari IP address
sebagai berikut:
10000000.00001010.00001010.00000001
Apabila setiap bagian kita
konversikan ke bilangan decimal maka IP address diatas menjadi:
192.10.10.1
Pada bentuk penulisan IP address
diatas dikenal dengan istilah notasi “doted decimal”. Dalam praktiknya, IP
address dalam bentuk decimal inilah yang akan kita gunakan dalam konfigurasi
jaringan computer. Saat ini alokasi ataupun penyedian dari IP address versi 4
(IPv4) semakin berkurang dikarenakan semakin banyaknya pengguna IP versi 4 itu.
IPv4 sudah digunakan lebih dari 20 Tahun lamanya. Untuk mengatasinya kini sudah
dikembangkan penggunakan IPv6 atau IPng (IP next generation). Salah satu
keuntungan dari IPv6 adalah jumlahnya yang sangat besar. Sehingga dapat
mengantisipasi lonjakan permintaan dari IPv4 tersebut.
IPv4 menggunakan 32 bit
sedangkan IPv6 menggunakan 128 bit, sehingga kurang lebih dapat menanpung 4
Milyar computer yang terhubung ke internet. Namun, semakin tingginya penggunakan
dari perangkat genggam, seperti PDA, smartphone, blackberry maka sitadaknya
paling sedikit terdapat 1600 address tiap RT…hhe
Secara umum IP address
dibagi menjadi 5 buah kelas. Kelas A, B, C, D, dan E. Namun, pada praktiknya
hanya menggunakan kelas A, B dan C saja untuk keperluan umum. Sedangkan IP
address kelas D dan E dipergunakan untuk keperluan khusus ataupun penelitian.
IP address (kelas A, B, dan C) dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian
network (bit-bit networks/networks bit) dan bagian host (bit-bit host/host
bits). Network bit berperan sebagai pembeda antar-network atau identifikasi
(ID) network. Sedangkan host bit berperan sebagai identifikasi host. Semua host
yang terhubung pada network yang sama, pasti akan memiliki network bit yang
sama juga.
Pada jaringan TCP/IP, perbedaan network tidak
ditentukan pada topologi yang digunakan, media yang digunakan, akses, system
operasi dan aplikasi yang digunakan. Berikut ini penjelasan dari masing-masing
kelas IP address.
- Kelas A
IP
address kelas A dapat ditulisankan sebagai berikut:
nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
Keterngan :
“n”
menerangkan sebagai network, sedangkan “h” menerangkan sebagai host.
Sebagai
contoh:
IP:
10.11.12.1
Subnet:
255.0.0.0
Ket:
10
> Sebagai Network.
11,
12, dan 1 > merupakan host yang dapat digunakan pada kelas A.
- Kelas B
IP
address kelas B dapat ditulisankan sebagai berikut:
nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh
Sebagai
contoh:
IP:
172.168.10.1
Subnet:
255.255.0.0
Ket:
172.168
> Sebagai Network
10.1>
merupakan host yang dapat digunakan pada kelas B
- Kelas C
IP
address kelas C dapat ditulisankan sebagai berikut:
nnnnnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
Sebagai
contoh:
IP:
192.168.10.1
Subnet:
255.255.255.0
Ket:
192.168.10
> Sebagai Network
1
> merupakan host yang dapat digunakan pada kelas C.
Selain IP address, terdapat pula netmask
yang merupakan jenis IP address khusus. Setiap kelas-kelas IP memiliki nilai
netmask yang berbeda. IP kelas A dengan netmask 255.0.0.0 sedangkan kelas B
255.255.0.0 dan kelas C 255.255.255.0.
Penggunakan netmask dapat menentukan
besarnya jumlah client yang dapat mengakses ke dalam sebuah jaringan computer.
Contoh penggunaan netmask pada kelas B adalah 172.168.10.1 dengan netmask
255.255.0.0. IP address ini jika kita konversikan ke bilangan biner maka hasil
yang didapat adalah:
255.255.0.0
11111111.11111111.00000000.00000000
Ket:
1 > Network (N)
0> Host (H)
Maka untuk melakukan perhitungan jumlah
client yang dapat terkoneksi kedalam sebuah jaringan computer kita dapat
menggunakan rumus:
Network= 2n
Host= 2h-2
Maka dapat kita hitung jumlah host yang
dapat terkoneksi adalah:
H= (216)-2 = 65524
Dapatkah anda membayangkan, sebuah kabel
jaringan atau sebuah topologi jaringan yang dapat menampung sampai 65524
client??. Untuk mengatasi masalah tersebut, kita dapat memecahnya menjadi
sebuah network yang lebih kecil. Network yang lebih kecil ini disebut dengan
subnetwork.
Contoh IP Subneting:
- IP Address: 192.168.0.0/24
a. Netmask : 255.255.255.0
b. Prefix : /24
c. IP Network : 192.168.0.0
d. First Host IP : 192.168.0.1
e. Last Host IP : 192.168.0.254
f. Broadcast : 192.168.0.255
Jadi dengan menggunakan “/24” jumlah host
yang dapat terkoneksi sebanyak 254 client.
- IP Address: 192.168.0.0/25
a. Netmask : 255.255.255.128
b. Prefix : /25
c. IP Network : 192.168.0.0
d. First Host IP: 192.168.0.1
e. Last Host IP : 192.168.0.126
f. Broadcast : 192.168.0.127
Jadi dengan menggunakan “/24” jumlah host
yang dapat terkoneksi sebanyak 127 client.
Judul Materi : Jaringan Komputer
(Topologi, IP Address, Pengkabelan)
Nama
: Vicky Sugara Firlliandani
NIM
: 13170066
Dosen
: Fadlya Ma'ruf
Daftar Pustaka :
http://www.sarjanaku.com/2012/11/jaringan-komputer-pengertian-macam-dan.html
https://www.nesabamedia.com/pengertian-manfaat-dan-macam-macam-jaringan-komputer/














