Senin, 26 Maret 2018


Jaringan Komputer ( Topologi, IP Address, Pengkabelan)

I. Pengertian Jaringan

APA SI JARINGAN KOMPUTER ITU ????
Nah Kali ini, Disini saya akan bagikan sedikit pengetahuan bagi anda yang sedang kepo - keponya atau ingin tau apa itu Jaringan Komputer, Jenisnya, IP Address, serta perkabelan untuk membangun jaringan komputer.

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.
Istilah jaringan komputer sendiri juga dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari dua komputer atau lebih yang saling terhubung. Tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah agar informasi/ data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat.
Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data
1. Jaringan Client-Server


Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client. Komputer server bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data tersebut.
2. Jaringan Peer to Peer



Dalam jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama. Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer server.
Jaringan dengan computer server yang tugas untuk melayani computer client. Jaringan computer menurut luas areanya:


1. PAN (Personal Area Network)
jaringan yg menghubungkan beberapa device namun digunakan oleh 1 user, misalnya
komputer-printer, komputer-smart phone, dst. Biasanya radius jaringan ini kurang dari 10
meter, dan bisa menggunakan media koneksi kabel maupun wireless (bluetooth, infrared).

2. LAN (Local Area Network)
jaringan yg menghubungkan beberapa device pada satu area geografis terbatas, misalnya
rumah, lab komputer, dan sekolah. Radius jaringan ini 10-300 meter. Umumnya digunakan
kabel sbg media koneksinya.

3. CAN (Campus Area Network)
Jaringan yang menghubungkan 2 atau lebih LAN pada sebuah lingkungan. Jangkauannya
dalam sebuah komplek, misalnya komplek universitas.

4. MAN (Metropolitan Area Network)

Jangkauannya meliputi sebuah kota, misalnya kampus BSI dalan satu kode area.

5. WAN (Wide Area Network)
jaringan komputer yg mencakup area geografis yg luas misalnya kota atau negara. Media
koneksinya merupakan gabungan antara wired danwireless. Radius jaringan ini diatas 100
km.
II. Topologi
Topologi jaringan adalah lay out actual dari perangkat jaringan atau infrastruktur fisik
jaringan computer yang digunakan untuk mengimplementasikan LAN.

1. BUS
Topologi yang menggunakan kabel utama (backbone) sebagai tulang punggung jaringan.
Topologi ini menggunakan kabel coaksial dan T conector sebagai penghubung antar node
dan terminator sebagai penutup.



Keuntungannya : 
  • Tanpa menggunakan perangkat consentrator,
  • Cocok digunakan di area yang tidak lua,
  • Biaya lebih murah.
Kerugiannya : 
  • Penambahan node akan menyebabkan gangguan aktifitas jaringan, 
  • Jika salah satu node rusak maka jaringan tidak dapat digunakan, 
  • Lalu lintas data yang terlalu tinggi dapat terjadi kemacetan (congestion).
2. Ring
Topologi berupa lingkaran tertutup, semua computer yag saling tersambung membentuk
lingkaran. Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.




Keuntungannya : 
  • Pemeliharaan mudah, 
  • Bisa menggunakan kabel fiber optic, 
  • Jangkauan lebih jauh dari bus, 
  • Laju data (transfer rate) tinggi, 
  • Komunikasi antar terminal mudah.
Kerugiannya : 
  • Jika ada satu node mati maka jaringan mati, 
  • Kerusakan media pengirim dapat menghentikan seluruh jaringan kerja, 
  • Kerusakan pada salah satu terminal dapat mengakibatkan kelumpuhan jaringan.
3. Star
Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing- masing workstation di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich. Intinya topologi ini mengunakan Hub/Switch untuk menghubungkan dari komputer satu ke komputer yang lain.



Keuntungannya : 
  • Penambahan node tidak mengganggu aktifitas jaringan, 
  • Jika salah satu node rusak system jaringan tetap dapat beraktifitas, 
  • Mudah dihubungkan dengan jaringan lain, 
  • Mudah dalam perawatan.
Kerugiannya : 
  • Biaya agak mahal karena menggunakan hub atau switch, 
  • Hub merupakan kunci dari aktifitas jaringan. 
  • Bila mengunakan hub dan lalu lintas data yang padat dapat menyebabkan collision (tabrakan data).
4. Tree
Merupakan kombinasi dari topologi star. Dalam topologi ini tidak semua node atau
computer mempunyai kedudukan yang sama. Node yang berkedudukan tinggi menguasai
node dibawahnya. Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologiini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. ... Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.



Kelebihan Topologi Tree:
  • Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
  • Pengembangan jaringan atau penambahan client yang berada dibawah hub pusat dapat dilakukan dengan mudah.
  • Identifikasi kerusakan pada jaringan serta isolasi jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
  • Jika salah satu client mengalami kerusakan atau gangguan, tidak akan mempengaruhi client lain.
  • Manajemen data yang baik, sebab komunikasi terjadi secara point to point.
Kekurangan Topologi Tree
  • Jika kabel utama (backbone) rusak, maka seluruh jaringan akan terganggu.
  • Hub memegang peran penting dalam jaringan, jika hub rusak maka seluruh jaringan akan terganggu.
  • Jika komputer yang berada di tingkat atas mengalami kerusakan atau gangguan, maka komputer yang berada dibawahnya juga akan mengalami gangguan.
  • Biaya yang diperlukan dalam membangun jaringan ini lebih mahal, sebab menggunakan lebih banyak kabel dan hub.
  • Konfigurasi dan pemasangan kabel dalam jaringan tree lebih rumit dibanding topologi lain.
  • Perawatan dalam menjaga stabilitas jaringan cukup sulit dilakukan, sebab terdapat banyak perancangan pada node.
  • Kinerja jaringan serta aliran data lebih lambat, sebab komunikasi antar komputer tidak bisa berjalan langsung, namun harus melalui hub terlebih dahulu.
  • Lalu lintas data sangat padat, sebab melalui sebuah kabel utama (backbone), sehingga kemungkinan terjadinya collision (tabrakan file data) sangat besar.
III. System Pengkabelan

1. Straight trough >> untuk menghubungkan antar device yang berbeda



2. Cross Over >> untuk menghubungkan device yang sama.


3. Roll over >> dipakai untuk router dengan UTP pipih



IV. IP Address

IP address merupakan alamat dari sebuah komputer yang dibentuk oleh sekumpulan bilangan biner sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 bagian. Setiap bagian panjangan terdiri dari 8 buah bit. IP address merupakan sebuah indetitas dari host pada jaringan computer. IP address yang digunakan untuk keperluan LAN/intrenet disebut sebagai IP address local. Sedangkan IP address yang digunakan untuk keperluan internet disebut IP address public.
Ruang lingkup dari pengalamatan IPv4 mencangkup semua kemungkinan. Kombinasi angka untuk 32 bit alamat IPv4. Secara harfiah 232 nilai yang berbeda ada dengan nomor 32 bit. Kombinasi angka-angka dapat dimulai dari “0 - 255” dalam empat octad: 0.0.0.0, 0.0.0.1, 0.0.0.2 sampai ke 255.255.255.255. Contoh penulisan dari IP address sebagai berikut:

10000000.00001010.00001010.00000001

Apabila setiap bagian kita konversikan ke bilangan decimal maka IP address diatas menjadi:
192.10.10.1

Pada bentuk penulisan IP address diatas dikenal dengan istilah notasi “doted decimal”. Dalam praktiknya, IP address dalam bentuk decimal inilah yang akan kita gunakan dalam konfigurasi jaringan computer. Saat ini alokasi ataupun penyedian dari IP address versi 4 (IPv4) semakin berkurang dikarenakan semakin banyaknya pengguna IP versi 4 itu. IPv4 sudah digunakan lebih dari 20 Tahun lamanya. Untuk mengatasinya kini sudah dikembangkan penggunakan IPv6 atau IPng (IP next generation). Salah satu keuntungan dari IPv6 adalah jumlahnya yang sangat besar. Sehingga dapat mengantisipasi lonjakan permintaan dari IPv4 tersebut.
IPv4 menggunakan 32 bit sedangkan IPv6 menggunakan 128 bit, sehingga kurang lebih dapat menanpung 4 Milyar computer yang terhubung ke internet. Namun, semakin tingginya penggunakan dari perangkat genggam, seperti PDA, smartphone, blackberry maka sitadaknya paling sedikit terdapat 1600 address tiap RT…hhe
Secara umum IP address dibagi menjadi 5 buah kelas. Kelas A, B, C, D, dan E. Namun, pada praktiknya hanya menggunakan kelas A, B dan C saja untuk keperluan umum. Sedangkan IP address kelas D dan E dipergunakan untuk keperluan khusus ataupun penelitian. IP address (kelas A, B, dan C) dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (bit-bit networks/networks bit) dan bagian host (bit-bit host/host bits). Network bit berperan sebagai pembeda antar-network atau identifikasi (ID) network. Sedangkan host bit berperan sebagai identifikasi host. Semua host yang terhubung pada network yang sama, pasti akan memiliki network bit yang sama juga.




Pada jaringan TCP/IP, perbedaan network tidak ditentukan pada topologi yang digunakan, media yang digunakan, akses, system operasi dan aplikasi yang digunakan. Berikut ini penjelasan dari masing-masing kelas IP address.







  • Kelas A
IP address kelas A dapat ditulisankan sebagai berikut:

nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh

Keterngan :
“n” menerangkan sebagai network, sedangkan “h” menerangkan sebagai host. 

Sebagai contoh:
IP: 10.11.12.1
Subnet: 255.0.0.0
Ket:
10 > Sebagai Network.
11, 12, dan 1 > merupakan host yang dapat digunakan pada kelas A.

  • Kelas B
IP address kelas B dapat ditulisankan sebagai berikut:

nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh

Sebagai contoh:
IP: 172.168.10.1
Subnet: 255.255.0.0
Ket:
172.168 > Sebagai Network
10.1> merupakan host yang dapat digunakan pada kelas B

  • Kelas C
IP address kelas C dapat ditulisankan sebagai berikut:

nnnnnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh

Sebagai contoh:
IP: 192.168.10.1
Subnet: 255.255.255.0
Ket:
192.168.10 > Sebagai Network
1 > merupakan host yang dapat digunakan pada kelas C.

Selain IP address, terdapat pula netmask yang merupakan jenis IP address khusus. Setiap kelas-kelas IP memiliki nilai netmask yang berbeda. IP kelas A dengan netmask 255.0.0.0 sedangkan kelas B 255.255.0.0 dan kelas C 255.255.255.0.



Penggunakan netmask dapat menentukan besarnya jumlah client yang dapat mengakses ke dalam sebuah jaringan computer. Contoh penggunaan netmask pada kelas B adalah 172.168.10.1 dengan netmask 255.255.0.0. IP address ini jika kita konversikan ke bilangan biner maka hasil yang didapat adalah:

255.255.0.0
11111111.11111111.00000000.00000000

Ket:
1 > Network (N)
0> Host (H)
Maka untuk melakukan perhitungan jumlah client yang dapat terkoneksi kedalam sebuah jaringan computer kita dapat menggunakan rumus:
Network= 2n
Host= 2h-2

Maka dapat kita hitung jumlah host yang dapat terkoneksi adalah:

H= (216)-2 = 65524

Dapatkah anda membayangkan, sebuah kabel jaringan atau sebuah topologi jaringan yang dapat menampung sampai 65524 client??. Untuk mengatasi masalah tersebut, kita dapat memecahnya menjadi sebuah network yang lebih kecil. Network yang lebih kecil ini disebut dengan subnetwork.

Contoh IP Subneting:
  • IP Address: 192.168.0.0/24
a. Netmask : 255.255.255.0
b. Prefix : /24
c. IP Network : 192.168.0.0
d. First Host IP : 192.168.0.1
e. Last Host IP : 192.168.0.254
f. Broadcast : 192.168.0.255

Jadi dengan menggunakan “/24” jumlah host yang dapat terkoneksi sebanyak 254 client.

  • IP Address: 192.168.0.0/25
a. Netmask : 255.255.255.128
b. Prefix : /25
c. IP Network : 192.168.0.0
d. First Host IP: 192.168.0.1
e. Last Host IP : 192.168.0.126
f. Broadcast : 192.168.0.127

Jadi dengan menggunakan “/24” jumlah host yang dapat terkoneksi sebanyak 127 client.




Judul Materi : Jaringan Komputer (Topologi, IP Address, Pengkabelan)
Nama            : Vicky Sugara Firlliandani
NIM              : 13170066
Dosen            : Fadlya Ma'ruf







Daftar Pustaka :
http://www.sarjanaku.com/2012/11/jaringan-komputer-pengertian-macam-dan.html
https://www.nesabamedia.com/pengertian-manfaat-dan-macam-macam-jaringan-komputer/